Panduan Lengkap Racking System Cold Storage: Stacking hingga Pallet Shuttle
Sistem penyimpanan (racking system) merupakan salah satu komponen paling krusial di dalam cold storage. Bukan hanya soal menata barang, tetapi menentukan berapa banyak produk yang bisa disimpan, seberapa cepat proses loading–unloading berjalan, bagaimana efisiensi energi, hingga berapa besar biaya operasional harian bisa ditekan.
Karena itu, memilih sistem rak yang tepat harus mempertimbangkan jenis produk, dimensi kemasan, volume penyimpanan, tingkat turnover, dan kebutuhan FIFO / LIFO.
Dalam artikel ini, kita membahas 4 jenis racking system paling umum dalam cold storage modern beserta aplikasi terbaiknya dari sisi bisnis — mulai dari stacking system hingga teknologi pallet shuttle.
Daftar isi:
1. Stacking System: Solusi Ekonomis untuk Produk dalam Box
2. Cage Stacking: Standar Industri untuk Ikan Curah & Seafood Premium
3. Single & Double Deep Racking: Favorit untuk Logistik & Multi SKU
4. Pallet Shuttle Racking: Teknologi untuk Kapasitas Maksimum
Keunggulan Operasional & Bisnis:
1. Stacking System: Solusi Ekonomis untuk Produk dalam Box
Stacking system adalah metode penyimpanan dengan menumpuk kotak produk secara vertikal, biasanya tanpa rak. Sistem ini ideal untuk produk makanan yang sudah dikemas kuat dan rapi.
Cocok untuk:
Daging beku (beef, lamb)
Ayam olahan
Produk bakery & dairy
FMCG frozen food
Keunggulan Bisnis:
Investasi awal paling rendah
Setup cepat & fleksibel
Ideal untuk cold room dengan budget terbatas
Kekurangan:
Tidak cocok untuk FIFO yang ketat
Risiko kerusakan bila ketahanan box kurang kuat
Pemanfaatan ruang masih terbatas
Sangat ideal untuk bisnis yang butuh kecepatan setup dengan biaya rendah.
2. Cage Stacking: Standar Industri untuk Ikan Curah & Seafood Premium
Berbeda dengan stacking box, cage stacking menggunakan keranjang food-grade hot depth galvanis untuk penyimpanan seafood curah.
Digunakan oleh industri:
Processing plant seafood
Blast freezer
Industrial fishing
Keunggulan Teknis & Bisnis:
Sirkulasi dingin merata menjadikan waktu pembekuan lebih cepat
Kualitas daging lebih terjaga (tidak tertekan)
Mengurangi kontaminasi silang
Mempermudah penanganan & sortir
Kekurangan:
Investasi keranjang lebih tinggi
Perlu forklift berkapasitas besar untuk beban berat
Pilihan terbaik untuk industri yang mengejar kualitas premium dan volume besar.
3. Single & Double Deep Racking: Favorit untuk Logistik & Multi SKU
Sistem racking ini adalah yang paling umum dalam gudang berpendingin untuk logistik FMCG, distribusi retail, dan industri farmasi cold chain.
Jenisnya:
Single Deep → 1 pallet per posisi → akses cepat
Double Deep → 2 pallet per posisi → kapasitas lebih besar
Keunggulan Bisnis:
Mendukung FIFO
Sistem lokasi & WMS terstruktur
Proses picking & put-away cepat
Efektif untuk SKU banyak
Ringkasan Perbandingan:
Ideal untuk cold storage yang melayani banyak client / banyak SKU / rotasi produk cepat.
4. Pallet Shuttle Racking: Teknologi untuk Kapasitas Maksimum
Pallet shuttle adalah sistem racking semi otomatis yang menggunakan robot (shuttle) untuk memindahkan pallet ke dalam jalur penyimpanan.
Keunggulan Operasional & Bisnis:
Storage density tertinggi (80–90%)
Mengurangi waktu loading / unloading
Menghemat listrik cold room → pintu lebih jarang terbuka
Minim kerusakan pallet karena robotic handling
FIFO atau LIFO sama-sama bisa
Kelemahan:
Investasi awal tertinggi
Perlu teknisi untuk maintenance
Pilihan terbaik untuk perusahaan dengan volume sangat besar dan ingin efisiensi maksimum.
Perbandingan 4 Sistem Racking dalam Cold Storage
Kesimpulan: Mana yang Tepat untuk Bisnis Anda?
Tidak ada sistem racking yang “satu untuk semua”. Pemilihannya harus disesuaikan dengan:
Jenis produk & kemasan
Turnover penyimpanan
Kapasitas cold room
Sistem FIFO / LIFO
Budget & target ROI
Secara Ringkas:
Jika Anda sedang merencanakan cold storage baru atau ingin meningkatkan kapasitas penyimpanan, kami dapat membantu:
✔️ Perhitungan kapasitas racking & layout
✔️ Rekomendasi sistem berdasarkan jenis produk
✔️ Estimasi investasi & ROI
✔️ Pengadaan & instalasi seluruh sistem racking
Baca juga:



Facebook
Instagram
Youtube
TikTok